Wednesday, September 4, 2013

Travelling Part II : Taiwan Touch My Heart ♥♥



Bloggers, kali ini saya akan berbagi cerita atau pengalaman selama travelling ke negara Taiwan. Lebaran tahun 2011, saya mudik ke Taiwan (kampung papa hihihi). Dari masih berpuasa, sampe setelah lebaran saya disana. Perjalanan dr Indonesia menuju Taiwan sekitar 6-7 jam, kami terbang dengan penerbangan China Airlines.

Day 1 : Jakarta - Taipei - Kaohsiung

Kami berangkat dari Indonesia jam 2 siang, sampai di Taipei jam 9 malam waktu Taipei. Lalu kami melanjutkan perjalanan lagi dengan menggunakan pesawat kecil menuju kota Kaohsiung. Sesampai di Kaohsiung, kami dijemput oleh 2 aciek (om). Dan kemudian kami langsung menuju ke hotel untuk beristirahat.

Day 2 : Zuoying Lotus Lake - Belanja Fashion di Kaohsiung

Zuoying Lotus Lake
Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi di kota Kaohsiung. Zuoying Lotus Lake terkenal dengan bunga teratainya dan juga kuil-kuil yang ada di sekelilingnya. Zuoying Lotus Lake adalah satu-satunya tempat di Kaohsiung yang mempunyai kuil terbanyak di satu tempat. Terdapat lebih dari 20 kuil di tempat ini.
Di Zuoying Lotus Lake yang paling terkenal adalah Dragon Pagoda dan Tiger Pagoda, Paviliun Spring dan Autumn serta Kuil Confusius. Dragon dan Tiger Pagoda adalah dua pagoda yang berdiri berdampingan. Di depannya terdapat dua terowongan besar berbentuk naga dan harimau yang dapat dilewati pengunjung. Jika datang kesana, turis biasanya disarankan untuk masuk melewati terowongan dari mulut naga dan keluar melalui mulut harimau. Hal itu melambangkan keberuntungan karena telah berhasil melewati kesengsaraan.





Shopping Fashion di Kaohsiung
Di Kaohsiung terdapat suatu daerah pembelanjaan Fashion, yang menurut saya fashion-fashion disana harganya cukup murah dan model-modelnya pun bagus.
Tetep yaa, kemanapun travelling nya, SHOPPING IS A MUST!! hihihihi



Dinner With My Family
Malemnya kami pun dinner bersama keluarga besar papa di Kaohsiung :D


Day 3 : Tainan - Kaohsiung

Selepas sholat Idul Fitri di Kaohsiung, kami langsung menuju ke kota Tainan. Tainan merupakan kota tertua di Taiwan. Di Tainan, kami mengunjungi sebuah museum kerajaan, di dalemnya terdapat bekas rumah kerajaan di zaman dahulu.



Dari museum kerajaan ini, kami melanjutkan perjalanan ke Chihkan Tower. Chihkan Tower merupakan Bangunan Arsitektur Tempat Bersejarah. Di dalamnya terdapat sisa-sisa peninggalan dr kerajaan terdahulu.




Kemudian kami menuju ke tempat dimana papa beserta adik-adiknya suka bermain disana semasa kecil mereka. Di dalamnya terdapat kuil yang besar, dan naga yang panjang banget, juga ada asrama bagi turis-turis yang melakukan perjalanan ibadah ke kota ini.




Kami melanjutkan perjalanan menuju Harbour Anping. Di Harbour Anping ini terdapat pasar ikan.




Seharian di kota Tainan, kamipun kembali lagi ke Kota Kaohsiung. Malam harinya, kami bersama keluarga yg lain pergi menuju ke Liu He Night Market. Disana merupakan pasar malam, yang menjual berbagai macam barang, mulai dari fashion, elektronik, jam tangan, sampai makananpun ada.




Suasana Malam Kota Kaohsiung di Malam Hari


Dan pelabuhan terakhir di hari ketiga ini adalah yang paling sweeettt! Yeah, "LOVE RIVER". Love River adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan kalo berkunjung ke Kota Kauhsiung. Karena Love River ini adalah tempat yang paling romantis yg ada di Kota Kauhsiung. Saya dan keluarga memilih untuk menaiki kapal kecil untuk menyusuri sungai sambil menikmati sisi lain kota Kaohsiung di malam hari dari atas kapal. Kalo malam hari, Love River terlihat semakin indah dengan lampu-lampu yang menghias sekitarnya. Begitupun dengan gedung-gedung tinggi yang ada di kota, akan terlihat lebih hidup pada malam hari.
Setelah berkeliling menyusuri sungai dengan menggunakan kapal kecil, kami memutuskan untuk duduk-duduk manis sambil ngopi-ngopi cantik di sekitaran Love River. Di sekitarannya, terdapat kafe-kafe. Indah banget deh, malem-malem ke Love River, naik kapal menyusuri sungai, terus udahannya duduk-duduk di kafe sambil ngemil-ngemil cantik dan menikmati pemandangan kota Kaohsiung di malam hari yang indah banget bersama keluarga besar :D




Suasana di sekitaran Love River pada malam hari ♥♥


Day 3 dan 4 : Taichung

Di hari ketiga, kami mengadakan perjalanan menuju ke kota Taichung. Karna jarak dari Kaohsiung dengan Taichung lumayan jauh, akhirnya kami memutuskan untuk bermalam 1 malam di kota Taichung.

SUN MOON LAKE
Sun Moon Lake adalah sebuah tempat wisata yang berada di kota Taichung, yang memiliki pemandangan yang sangat indah. Disana kami menaiki cable car, seperti gondola, yangt melintasi gunung dengan pemandangan yang menakjubkan diatas ketinggian 2500 kaki. Di tempat ini juga terdapat pasar yang menjual berbagai macam souvenir Sun Moon Lake untuk dijadikan oleh-oleh.





Oiya, Taiwan itu khas banget sama Mie Sapi nya. Dan selama saya disana, saya menemukan tempat makan yang menjual Mie Sapi yg rasanya enak bangeeeeettt! Jualannya sih di pinggir jalan di kota Taichung. Mie Sapi itu adalah mie yang bentuknya besar-besar seperti spaghetty, dengan kuah yang banyak dan rasanya tuh khas banget, lalu potongan daging sapinya juga besar-besar banget, dan disajikan dengan mangkok yang super besar dan sendoknya pun seperti sendok untuk sop berukuran besar. Jadi Mie Sapi itu identik dengan porsi yang Super Besar.. Mantaaaappppp...



Day 5 : Kaohsiung (Port Harbour)
Di hari kelima, kami sudah berada di kota Kaohsiung lagi. Hari ini kami mengunjungi Port Harbour. Harbour International terbesar yang ada di Taiwan. Saking besarnya, harbour ini terbagi menjadi 2 daerah. Dan daerah tersebut bisa kita kunjungi dengan menggunakan kapal ferry.
Harbour seberang yang saya kunjungi, terdapat kuil serta ada pasar tempat menjual penganan laut. Sayapun membeli banyak juhi (makanan dari cumi-cumi) untuk dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di Indonesia hehehe









Day 6 : 
Hari keenam kami meninggalkan Kota Kaohsiung, meninggalkan keluarga-keluarga kami. Karna semua keluarga bertempat tinggal di kota Kaohsiung. Kami melanjutkan perjalanan menuju kota Taipei dengan menggunakan kereta cepat atau Express Train. Perjalanan dari Kaohsiung menuju Taipei dengan menggunakan kereta express hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Sesampainya di kota Taipei, kamipun beristirahat di hotel.





Day 7 : Taipei ( Taipei Zoo dan Taipei 101)

Yeay, akhirnya nyobain naik MRT juga selama di Taiwan. Kemaren2 di Kaohsiung, dianterin terus sama aciek-aciek, sekarang nyampe Taipei harus mandiri kemana-mana naik MRT hihihi. MRT di Taiwan nggak beda jauh sama MRT di Spore.



Taipei Zoo
Yah sama seperti kebun binatang-kebun binatang di Indonesia lah, isinya yah berbagai macam binatang-binatang hihihi
Ssssttt, tapi ada bedanya. Bedanya disini ada binatang Koala dan Panda China. Di kebun binatang di Indonesia nggak ada kan 2 binatang itu? hehehe
Pertama kalinya saya ngeliat Koala. Binatang ini berasal dr Benua Australia. Dan ternyata Koala itu beneran lucuuuuuu banget. Selama ini cuman liat di bungkusnya Hello Panda doang hahahaha :))
Kalo Panda China, sayangnya pas hari saya ke Taipei Zoo, pas banget harinya kandang si Panda dibersihin. Jadi pada hari itu, sama sekali nggak bisa dikunjungi deh kandang Panda nya. Jauh-jauh kesini, ngga bisa ngeliat Panda itu rasanyaaa nyeseeeeeelll kebangetan deh :'(




Dari Taipei Zoo, kami kembali lagi ke tengah kota dengan menggunakan MRT lagi. Dari situ ada insiden nyasar sedikit, mencari-cari Taipei 101 hehe Tapi lumayanlah, jadi bisa sambil jalan-jalan di kota Taipei dulu deh sambil belanja-belanja hehe



TAIPEI 101
Finally, sampai juga di Taipei 101. Taipei 101 adalah gedung pencakar langit dengan 101 cerita. Ini salah satu bangunan tertinggi di dunia dan berdiri di ketinggian 1.667 kaki. Ada dek pengamatan di dalamnya juga sebagai kantor pusat dan pusat perbelanjaan. Dan tentu saja 360 derajat pemandangan sangat menakjubkan. Lift di Taipei 101 diyakini tercepat di dunia, dapat mencapai lantai ke-89 hanya dalam 38 detik. Saking cepetnya kayak nggak berasa lagi naik lift loh hehe
Pemandangan dr lantai 89 di Taipei 101, bisa menjangkau seluruh isi kota Taipei. Luas bangeeeetttt. Waktu naik ke atas Monas aja udah berasa tinggi banget, nah ini lebih tinggi lagi dari Monas hehehe








Dari Taipei 101 kami kembali ke hotel. Tapi sebelum itu, kami melewati Istana Kepresidenannya Taiwan dulu yang berlokasi di Kota Taipei. Istananya megah, mewah dan bagusssss banget.





Day 8 : Taipei (CKS Memorial Hall, Sun Yat-Sen Memorial Hall, National Palace Museum dan Longshan Temple)

Chiang Kai-Shek Memorial Hall
Gedung Chiang Kai-Shek Memorial Hall merupakan landmark kota Taipei yang biasanya dipakai untuk merayakan acara-acara nasional. Di gedung bertembok marmer putih ini, pengunjung bisa mempelajari sejarah Chiang Kai-Shek, pemimpin Taiwan abad 20 dengan mengunjungi bagian museum yang terletak di lantai bawah. Ada juga patung Chiang Kai-Shek yang dijaga oleh petugas yang diam seperti patung selama masa tugas (beneran nggak ngedip-ngedip loh ini petugasnya) hehehe. Pemandangan di sekitar CKS Memorial Hall ini indah banget untuk dinikmati, karna halamannya yang sangat luas.









Ini loh penjaga Chiang Kai-Shek yang diam selama ia bertugas. Sudah saya perhatikan, dia memang gak ngedip-ngedip. Tapi kok itu matanya ngeliat ke kamera yaa? Berarti narsis juga nih petugasnya hihihi


Sun Yat-Sen Memorial Hall
Gedung ini didedikasikan untuk Sun Yat-Sen, pria yang dianggap sebagai "Father Of The Nation" di Taiwan and "Forerunner Of The Revolution" di China. Di dalamnya ada performance hall kelas dunia, teater multimedia dan perpustakaan yang sangat besar. Lingkungan di sekitarnya pun sangat asri, ada danau dan taman hijau yang luas. Didalam sini juga terdapat banyak benda-benda bersejarah milik Sun Yat-Sen.






National Palace Museum
Museum ini diisi dengan banyak harta karun negara. Anehnya, ini adalah rumah dari koleksi terbesar artefak China di dunia. Hal ini karena banyak dari mereka dibawa ke Taiwan pada 1940 karena alasan keamanan ketika Ketua Mao mengambil alih China. Salah satu bagian yang paling terkenal adalah gambar perunggu Buddha.





Longshan Temple
Longshan Temple terkenal sebagai salah satu kuil yang paling penting dan bersejarah di Taiwan. Kuil ini masih berdiri hingga hari ini walaupun topan, gempa bumi dan pengeboman pada Perang Dunia II. Tempat ini penuh dengan patung, ornamen dan karya seni perunggu. Saat saya berkunjung kesini, di tempat ini sedang ada upacara keagamaan sehingga rame dan penuh banget.






Day 9 : Taipei - Jakarta

Nggak berasa kalo liburan dan perjalanan kami di Taiwan sudah harus berakhir, nggak berasa ternyata kami sudah di berada di Taiwan selama 9 hari. Tapi masih banyak tempat-tempat wisata menarik lainnya yang belum kami kunjungi. Semoga lain waktu bisa dateng lagi ke Taiwan hehe
Dan seperti biasanya deh, pergi dengan 4 koper, pulang dengan 6 koper, plus 1 ransel, plus beberapa paperbag berisi oleh-oleh lagi. Yah maklumlah yaa, namanya juga cewek hehe



Buat informasi aja, kalo makanan khas atau yg wajib dicoba saat berkunjung ke Taiwan adalah pagi-pagi sarapan dengan Mantau khas Taiwan yang isinya sayuran, terus minumnya susu kacang kedelai. Udah jadi orang Taiwan 10% deh hehe
Terus ada juga Mie Sapi, makanan yang disajikan dengan porsi supeeeerrr banget besarnya. Untuk oleh-oleh, selain souvenir (gantungan kunci, kaos, magnet kulkas, dll), Taiwan khas dengan makanan Juhi nya (terbuat dari cumi-cumi), Teng-Teng, dan yang paling TOPBGT adalah PINEAPPLE CAKE!!
Taiwan khas banget sama Pineapple Cake. Kalo kesana wajib deh bawa pulang Pineapple Cake ke Indo. Bisa dibuat oleh-oleh. Dari semua merk Pineapple cake yang sudah pernah saya coba, yang paling enak tuh merk CHIA-TE. Itu enak banget. Berasa banget kue dan nanasnya, lembuutt.

Oke, sekian sharing dari saya seputar pengalaman liburan saya dan keluarga ke negeri Taiwan. See ya ;)